Rabu, 27 Maret 2013

bagaimana mengatur ruangan anak anak?

ini rak mainan anak anak dari bawah keatas:
1.balok balok kayu dan lego (paling berat)
2. mainan karakter (hewan besar, kecil, tentara tentaraan)
3. puzzle (dalam plastik biar ga berceceran) dan bussy bags
4. mobil mobilan, tukang tukangan, masak  masakan.


 Homeschooling itu, menurut mbak Wiwiet salah satu point pentingnya ada di bagaimana mengelola waktu luang diantara waktu belajar (yang biasanya amat cepat dibanding klasikal).Naaaah..setelah dikurangi aktivitas nature dan bermain ama teman diluar..kebanyakan aktivitas ada di kamar mereka sendiri.

Berikut beberapa cara kami dirumah mengatur ruang (yang tak lebar) dengan bermacam benda supaya bisa dimanfaatkan oleh anak anak sencara mandiri, dan bisa cepat kembali rapih (idaman para ibu :p )..tapi teteeep standar kerapihan tidak boleh tnggi tinggi hihihi



ini sudut membaca menulis, menggambar kita .
yang di rak adalah buku buku
yang dikeranjang adalah catatan2 dan portofolio
yang dikeranjang biru atas adalah kertas bersih
 dikeranjang bawah kertas yang udah digambari menunggu disortir

ini bussy bags .
bermacam mainan atau aktivitas yang dikelompokkan lalu diwadahi zipperbag 

didalam lemari lain ada perlengkapan craft dan sensory bin : persediaan kertas dan kain,
biji bijian, kayu stick eskrim, plastisin dan cetakan2nya, kotak manik manik.

supaya mudah dicari dan digunakan secara mandiri, maka:
 alat alat tulis, gambar (spidol, cat air), lem, perforator, perekat,
diletakkan di keranjang terbuka, dan laci kecil berlabel (pensil, gunting, crayon).
kapanpun butuh tinggal diangkat sewadahnya..atau kalo cuma butuh crayon ya diangkat selaci crayonnya..

Jumat, 22 Maret 2013

bagaimana pohon minum?

 suatu ketika bunda melihat percobaan ini di grup FB bunda: Belajar Murah Berkualitas..kayanya dari mba Ines Puspita..yuuuk kita coba...



1. kita gambar dulu akar, batang, daun.. (ini pakai sidol, ternyata tidak cocok karena akan dicelup di air.mungkin pakai  pinsil atau crayon aja  ) 


2. siapkan wadah berisi air yg diberi pewarna makanan


3. masukkan akar kedalam air




4. tunggu apa yg terjadi



5. sabarrrr


 Rafid tanya kenapa kita pakai kertas? Apa sama ama pohon?
Akhirnya kita buka buku ttg pembuatan kertas dr bubur kayu

  



slurrrrrp


airnya makin sedikit dan pohonnya jadi meraaaah..

punya kardus bekas, enaknya bikin apa ya?


 PETERNAKAAAAAN dooong buuuun..
baiklah ^^ yuk bikin sama sama ya

1. buat rencana peternakannya
2. potong potong kardus sesuai lebar panjang alas
3. tempelkan pakai selotip kertas


 belum jadi aja udah dimainin hihihi, eh itu sumur rencana rafid ditengah pembuatan.



 4. lapisi dengan kertas sisa yang kita sobek sobek
5. kertas ini kita celupkan pada larutan lem kayu 
6. tempelkan ke seluruh bagian 
7. jemur sampai keringg


8. cat bersama sama


9. cat cat cat cat cat


10. lets play

Kamis, 14 Maret 2013

apakah anak anak membutuhkan kalkulator?


Kalkulatoooor ....hihihi pakai kardus bekas susu, tutup botol dan beberapa lego yang lama gak terpakai. buat lubang diatasnya untuk menulis dikertas yang diletakkan dibawah kalkulator




ooo yaaaa anak anak yang sedang belajar angka butuh kalkulator ini hihihi mereka bisa melihat bentuk angkanya, kenal apa itu penambahan, tanda sama dengan..bersenang senang dengan angka,,




 mereka juga belajar daur ulang, dan bersabar membuat sendiri alat bantu belajar mereka..




tulis dan hitung


lagi


lagi



 meskipun pakai kalkulator tapiii hihi tetep pakai benda nyata untuk dihitung



bagaimana menyablon kaus sendiri?



 Karena liat di Pinterest cara nyablon ini, kayanya kok gampang. jadi dicoba deh, semoga bisa.

1. Belilah sandpaper sebagai kertas yang akan jadi media gambar sablon. Sandpaper? Ceritanya kan gak tau sebenernya apa itu sandpaper waktu baca di pinterest hahaha ngarang ngarang beli kertas amplas di toko besi: bapaknya tanya mau yang ukuran berapa? aku bilang yang paling halus, bapaknya bilang yang 400? iya..harganya 400? tanyaku. enggak ukuran 400 harganya 3000 wkkkk isin aku 




2. siapkan juga kaus putih (belum nyoba warna lain) lalu potong kertas amplas sesuai ukuran yang diinginkan, ajak anak untuk menggambari kaus dengan warna yang kuat, sepertinya warna yang memenuhi kertas jadinya bagus untuk kaus anak..



3. kalau sudah mantap dengan gambarnya, kita siapkan setrika, kaus dan letakkan gambar tadi dengan bagian yang bergambar menghadap kaus. setrikaaaaa yang rata ya supaya warnanya juga rata



4. tadaaaaaa jadi deeeeh..kalau dicuci, menurut pengalaman kemarin tidak hilang warnanya, meski memang memudar, tapi tetep ok kok.



Rabu, 13 Maret 2013

Bagaimana membuat cloud dough?


its another easy recipe ya..liat di pinterest, karena sedang tidak ingin terlalu sering makan terigu, dan adik baby alergi baby oilnya maka dipakai saja.
cloud dough itu semacam playdough tapi tidak liat dan menyatu, mudah dibentuk tapi mudah hancur.

cara membuat:
siapkan 4 bagian tepung terigu (ada juga resep yang 8 bagian)
1 bgian oil (aku pake baby oil)

udah deh campur sampai semuanya terasa lembab, bisa diberi warna juga 

tapi dari pegalaman, karena cuma punya pewarna makanan yang waterbase jadi gak bisa menyatu dengan adonan, bintik bintik aja gitu.

selamat bersenang senang...pakai scoop ice cream, pakai cetakan agar, pakai tangan ...

Entri Populer