Jumat, 23 September 2011

mau materi aktivitas untuk anak, gratis?

Mencoba share contoh aktivitas: aku cinta Indonesia , silahkan unduh..
semoga bisa membuat lebih banyak lagi..ini sebenarnya file agustus, tapi baru bisa translate ke pdf hari ini hehehe. masih kacau balau...harap maklum.

Kamis, 04 Agustus 2011

tantangan Klub Oase?

yup, bismillah..ada tantangan dari klub OASE untuk mendokumentasikan kegiatan bersama anak selama 30 hari. memang bagusnya aktivitas kita dibuat portofolio macam ni jadi kita bisa liat perkembangannya. apalagi untuk keluarga kami, bukan berarti  penganut homeschooling-unschooling lalu sama sekali ga rapih kan?



#1

#2

#3
#4



Untuk cerita  lengkap album  facebook Tantangan KlubOase. 

Sabtu, 30 Juli 2011

aktivitas anak selama Ramadhan ? Subhanallah menyenangkan!!!


1.  Sebelum Ramadhan, adakan pertemuan keluarga, untuk dialog tentang Ramadhan, mengenalkan Ramadhan pada anak anak dengan bahasa mereka, menceritakan bagaimana hal ini akan mengubah jadwal keluarga, menanyakan pada mereka apa yang ingin mereka lakukan, apa target peningkatan diri, apakah mereka ingin bepergian ke tempat khusus, atau memakan makanan yang spesial? Mari bicara.

     *Berlatih musyawarah, bertanya, dan mendengarkan.

2.   Menyambut Ramadhan dengan menghias rumah, “Ramadhan Mubarak”, atau apapun temanya, libatkan anak anak.

     *Art and craft, sikap bahagia menyambut Ramadhan

3.   Ceritakan cerita tentang Ramadhan, atau Shirah Rasulullah tiap akan tidur, atau bila tak ada buku tentang Ramadhan yang kita punya, kita bisa membuat sendiri cerita tentang masa kecil kita, orangtuanya menjalani Ramadhan, atau kemenangan Super Ramadhan melawan setan Iri, setan Marah, setan Rakus dan lain lain.

    *Literacy, mendengar, bertanya, sejarah, imajinasi.

4.   Biarkan mereka puasa sekuat yang mereka bisa, dengan dorongan yang manusiawi, lalu rayakan. Siapkan makanan atau minuman yang mereka sukai.
    
    *Menahan diri, berlatih sabar menunda kepuasan

5.    Membuat bingkisan Ramadhan mungil untuk tetangga atau teman. Isi dengan permen, atau mainan kecil dan kata kata singkat tentang Ramadhan yang menarik untuk anak..

    *Kecerdasan emosional, berbagi, merencana.

7.     Membuat kerajinan tangan khas Ramadhan. 

    * Art and Craft,, design and technology

8.     Bersama dengan kita melihat bulan dan perubahannya tiap hari.

    *Science

9.  Mengundang teman dekatnya untuk berbuka bersama kita. Biarkan anak anak yang menentukan menunya, dan membantu mempersiapkan piring, gelas, dan perlengkapan lain.

    *Interpersonal, merencana, life skill

10.Mengundang kakek, nenek atau orang yang lebih tua untuk buka bersama dan bercerita tentang Ramadhan jaman dahulu.

    *Ahlak pada orangtua, sejarah.

12. Membuat scrapbook  Ramadan  yang berisi foto mereka saat sahur, dan saat berbuka, tambahkan sticker dan hiasan. Kerjakan bersama, insyaAllah menyenangkan.

     *Literacy, art and craft

12. Mengingat orang tak mampu, setlah mereka bisa merasakan tak enaknya lapar dan dahaga, ajak mereka ke tempat tempat yang membutuhkan bantuan kita, ajak anak anak untuk bersedekah, membelikan makanan berbuka, atau jika sudah besar ajak dia  menjadi relawan .

     *Interpersonal,peka, peduli.

13.   Membuat Kartu Ramadhan dan kartu Idul Fitri sendiri..
    
          *Literacy, art and craft


14.  Ajak menuju tempat tarawih berjama’ah, tadarus Al Quran, Iqro' bersama teman.

     *semangat ukhuwah, bagian dari ummat, social studies


15. Tetap berolahraga ringan dengan anak anak, jalan kaki, atau senam singkat. Puasa tak berarti lemaaaaas...karena justru saat puasa tubuh kita menyikat lemak tak berguna, calon calon tumor, mengistirahatkan hati hingga berfungsi optimal, mengistirahatkan kerja pencernaan hingga makin sehat! subhanallah.

    *Physical Education

16. Silahkan menambahkan....



Rabu, 27 Juli 2011

sudahkah kau tatap mata mereka saat mereka berkata kata?

Beberapa celoteh anak yang saya catat, saya tujukan untuk menjadi pengingat diri sendiri. untuk mendengarkan dan menatap mereka, mencatatnya dalam hati lalu mengambil pelajaran darinya.


Lalu kadang kala ketika begitu ingin marah...saya menyendiri dan membaca apa yang pernah mereka katakan dan saya catat...hal hal lucu, atau menyentuh hati, atau pembicaraan "biasa" saja..saya ingat ingat betul gambaran wajah mereka saat bahagia didengarkan..


Beberapa dari status FB, note FB, saya pindah dikit dikit kalo kalo pindahan ^^




1. Sunatan dan Sogokan




Karena kompleks saya didominasi anak laki laki, maka tema sunatan memang hot akhir akhir ini.
Mau metode apa ya? Laser? Biasa? Smart Clamp? *maaf kalo ada salah penulisan.  Mau gimana? Sendiri sendiri atau massal bareng teman teman?  Ternyata anak anak saya yang tadinya tampak tak berminat sunat jadi ingin sunat setelah dengar cerita teman temannya yang sudah sunat.

Hamza: “sunat itu sakit apa geli?” (hahaha kenapa dia memilih rasa antara sakit dan geli?)
Labiib: “sunat itu sakit sedikit sih..gelinya banyak.” (jawaban bagus)
Rafid: “ hamza mau sunat? “
Mb Eha: “ eh ya, dulu Labiib habis sunat dapet balon lho”
Hamza :” aku mau dapet balon juga.”

Pembicaraan awal cukup baik. Teman teman yang lain juga tambah antusias sunat bersama sama. Kata mbak Eha, mending sunat sedini mungkin,  katanya sih tidak terlalu banyak pendarahan. Dan sogokan supaya mau sunat tambah kecil usia tambah murah...terbukti pada dua anak mbak Eha yang sudah gembira ria dapat permen di usia 2,5 dan 3 tahun. Lalu Anas, anaknya mb Ayu juga jadi semangat sunat, meski awalnya gak sesemangat Azmi kakaknya. Dan dia Cuma minta susu Ultr* !!!  iya tambah besar mintanya tambah macem macem, ada yang minta motor, tv.....(haaaa?  Kayanya dulu rendy, adik saya gak minta macam macam deh...)

Saya juga berpikir akan  baik baik saja hingga mendengar dialog kakak beradik ini:
Hamza: “ kak, enak ya kalo sunat kita dapat balon”
Rafid:” iya ya dik...tapi aku pingin laptop, apa hape kaya bunda”
Hamza:” oh..gitu”
Rafid :” coba tanya bunda yok, harga laptop itu berapa.”
Bunda *kabuuuur cari dokter sesegera mungkin sebelum keinginannya meningkat**

2. Tebak Cepat (makanan gagal)

Kami main tebak vocabularies, contohnya: “hewan!” kata saya, lalu anak anak bergantian menyebutkan nama hewan yang mereka tahu, dan tak boleh sama atau mengulang. Mereka berdua punya keahlian masing masing untuk mengacaukan games ini.
Bunda : “hewan”
Rafid: “singaaaaa “(tentu…hewan favorit nomor satu)
Hamza: “kudaaaaa”(ini juga hewan yang membuat hamza terobsesi)
Rafid: “ jerapah”
Hamza: “kudaaaaa”
Bunda : “ham, kuda sudah tadi”
Hamza: “tapi aku suka kudaaaaaa bun….”

Bunda : “yo wes…ganti nama buah”
Rafid :” semangka “( berarti yang kesukaan dia itu yang disebut pertama)
Hamza:” pisang”
Rafid: “jambu”
Hamza:”melon”
Rafid: “aku aja yang melon dik..aku suka melon..”
Hamza : “tapi aku duluan kaaaaak…”
Rafid: “…..monyet”
Bunda :” lho…monyet?”
Rafid:” hehehehe…”

Bunda :” nama makan kesukaan”
Rafid:” hamburger!!! “
Hamza:”….makanan gagal “
Bunda :” hahahahahaha apa  ham? Makanan gagal itu apa?” (duh…saya tertawa dalam keringat dingin..berarti selama ini masakan saya adalah masakan gagal? Ooooh dapat darimana kosakata itu? Atau saya sendiri yang sering merasa gagal memasak hingga hamza menjadi peka terhadap kesensitifan bundanya? Hahaha yang pesti kami terpingkal pingkal sepanjang jalan…)
Bunda :” udah dulu ahhhh mainnya…(mutung).


3.Opor Sepur

Pekan ini anak anak sedang meminta belajar tentang kereta api. Istilahnya kita bikin pelajaran pekanan dalam unit tematis kereta api. Kita Googling tentang kereta api, ngerjain worksheets kereta api, naik kereta api (di Ragunan hehe), cari gambar gambar tentang kereta api, buat power pointnya (rafid) , lapbook, dan tentu..khusus untuk Hamza..dia membuat plesetan kereta api:

bunda         :hamza suka opor?
hamza        :opor itu apa?
bunda         :opor itu sayur yang pakai santan dan kunir jadi warnanya kuning.
hamza        :opor itu kereta uap...
bunda         :itu sepur hammmmmmmm   


4. Tabungan

Anak anak punya hubungan dengan uang. tentu. ibunya juga. sejak dini kami ingin mengenalkan pada sedekah, infak, menabung, jual beli, berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

rafid: ham..tabunganmu mau buat apa?
hamza: buat beli kardus yg dalamnya ada buku banyak.
rafid:kalo aku bingung nih..beli iPad apa laptop ya..

*yg seharusnya bingung itu bunda ^^

5. Sholat bolong bolong

Kami mempunyai jadwal untuk berhubungan dengan TV. itupun kalau mereka ingat saja. kalau lupa tidak saya ingatkan. Acara TV yang anak anak suka (dan boleh) Curious George, Laptp Si Unyil, Asal Usul, Koki Cilik, Pildacil, Mario Teguh (ada videonya mereka ikut tepk tangan dengan riang gembira kalo penontonnya Pk Mario tepuk tangan). Suatu ketika saat melihat Pildacil, ada seorang Da'i Cilik yang mengatakan "akan saya pilih mentri yang sholatnya ga bolong bolong" :

rafid: bun..sholatnya bolong bolong itu maksudnya gimana sih?
hamza: maksudnya sajadahnya itu kak yg bolong
bunda: hmpfffffii hihi hihihi ..*ampe nangis nahan ketawa^^


6. Daftar Pertanyaaan Rafid


  • Kenapa bulan ngikutin kita terus?
  • Kenapa binatang punya ekor?
  • kenapa air pip*s itu jadi air mentah lagi?
  • Bunda hari ini bekerja tidak? kalo tidak, berarti bunda yang masak ? (^^)'



Minggu, 10 Juli 2011

situs apa saja yang saya pakai untuk homeschooling?

a muslim child is born 
adalah karya luar biasa dari seorang ibu homeschooling bernama Umm Nu'man. Subhanallah...detil...tiap tahapan tiap tema dibahas dengan amat detil. Dari infant, todler, preK, ampe kindergarten.
Saya membayangkan bagaimana beliau punya waktu untuk membuat itu semua ya? memang terbukti kekuatan ruhiyah mendorong kita untuk bisa berbuat banyak hal.

Talibiddeen Jr
ini juga...luar biasa untuk jadi pendukung kita menjalankan homeschool. dari jadwal keseharian, mengatasi "burnout",  pelajaran tiap grade, sumber sumber untuk tiap subject...masyaAllah..(malu lagi...)

notimeforflashcards
mmm..karena saya dan anak anak agak suka yang crafty crafty..jadi link ini bermanfaat buanget. tiap langkah pembuatan akan ada foto dan keterangannya. mudah diikuti. lucu lucu deh..

rumahinspirasi
situs ini saya baca sejak masih www.sumardiono.com membacanya memang memberikan inspirasi untuk homeschool...semangat mb Lala dan filosofi pendidikannya pak Aar memudahkan saya untuk mengenal homeschool, pembelajaran mandiri ...nyata dan dalam. saya juga suka catatan anak anak mereka. (kapan ya rafid punya^^)


hehe itu dulu ya..masih banyak sebenarnya, tapi udah malem bener...(ada tiga tulisan dengan janji mengawang seperti ini...maaf..) semoga tambah semangat!!!

Jumat, 08 Juli 2011

apa yang paling kau rindukan dari Jogja, nak?


 mbah mbah penjual mainan tradisional yang berangkat amat pagi...berjalan kaki...berkeliling kota...harga mainannya maksimal 2000 rupiah..


 banyak juga pameran seni...gratis dan dekaaaat



 Atau Taman Pintar?


Atau Pasar Hewan dan Tanaman ?

atau masjid masjidnya yang teduh ramah dan penuh hikmah.. yang mendekatkan kita pada Allah?

Kamis, 07 Juli 2011

sudahkah kau dengar suara hatiku, Bu?

kemarin..saya jalan jalan. sendirian tanpa anak anak. cari buku.
dan tertumbuklah mata saya pada buku ini "Suara Hati Si Kecil".
buku jadoel, sampulnya sudah kusam...tidak menarik.

tapi saya buka juga...kok mata saya berkaca kaca...hik hik...membuat saya berpikir ulang tentang banyak hal, banyak cara interaksi dengan anak anak.  Bagaimana bisa berinteraksi dengan baik jika tak kita dengarkan dulu kata hatinya?

Ruth Reardon...minta ijin share tulisannya ya...

Bantulah aku menjaga cahaya

yang ada di mataku,

Merasa bahwa

            aku baik

                       patut dicintai

                             dan memiliki kemampuan.

apapun keterbatasanku
        atau bila kesulitan menghampiri..

                   aku mampu menghadapi

                               dengan cahaya 

                                        yang ada di mataku dan di hatiku.. 




Rasa Takutku itu Nyata bagiku

memberitahuku bahwa itu semua konyol

     tidak akan  mampu mengusirnya

          Dengan penghiburan dan pengertian

                   aku mampu membangun kekuatan

                           menghadapi semua yang kutakutkan

   Namun kini, rasa takutku itu nyata,

             senyata rasa takutmu...

                   Hanya obyeknya saja yang berbeda






Tak ada yang Dapat Menggantikanmu

waktumu...

      juga hubungan kita..

Melimpahiku dengan benda sebagai gantimu

      hanyalah akan mengajariku

             menginginkan lebih banyak

                  dan lebih banyak

                         dan lebih banyak lagi....

Karena hanya menimbulkan kehampaan

            yang tidak mungkin terisikan 

                      oleh lebih banyak benda









Selasa, 05 Juli 2011

untuk apa mempunyai visi sebagai ibu dalam keluarga?

Saat ini kita bila kita berharap menjadi keluarga dengan Allah sebagai tujuannya, maka sebagai calon istri, calon ibu, kita menjadi salah satu pilar kokoh yang menyangga misi ini. 
Bagaimana memulainya? Bagian terbesar dari hadirnya keharmonisan dalam rumahtangga terletak pada tahap perencanaannya, yaitu tahap ta’aruf atau perkenalan. Ilmu manajemen modern saja mengatakan bahwa perencanaan adalah 90% kerja manajerial, maka ta’aruf adalah 90% amaliah pernikahan.
Tahap ta’aruf ini ternyata adalah tahap  ketika kita mulai berusaha memberi jawaban pada diri sendiri tentang ”Siapa saya?” dan ”Bagaimana saya harus menghadapi kehidupan ini”, hingga ”Sosok seperti apa yang tepat untuk saya?”, lalu ”Bagaimana kami mendidik anak menjalani hidup?” dan terus berlanjut tanya itu takkan usai. 
Maka ta’aruf adalah proses panjang yang membutuhkan energi. Membutuhkan pemahaman terhadap diri dalam segala fase. Fase-fase tersebut membutuhkan ilmu untuk menjadi bekal dalam amalannya. Bagaimana jadinya bila kita tidak memiliki bekal untuk meraih tujuan mulia  tak berkesudahan sejak awal mula manusia dicipta?
Naah saya justru merasa baru mulai melakukan pengenalan diri ini setelah bersama dengan suami dan anak anak menjalani kehidupan yang amat intens dalam homeschooling. saya sungguh berharap semoga banyak teman yang masih merencanakan untuk berkeluarga sudah bisa menanyai diri sendiri dan mencari jawaban tadi sejak awal.  Karena....
Sungguh tidak nyaman berada dalam sebuah keadaan dimana kita belum tahu mau kemana tujuan hidup ini. sungguh tidak nyaman berada dalam kondisi tanpa visi. Jadi sepertinya, membuat konsep untuk keluarga, anak anak kita kedepan adalah tugas yang membutuhkan kejernihan hati. bukan hanya otak yang cerdas. ketika kita sudah memiliki gambaran ini sejak sebelum menikah..ahhh pasti lebih indah ya..karena terus terang dulu saya sama sekali tidak punya cita cita jadi ibu rumah tangga ..homeschooling pula..jadi persiapannya tidak ada!!! 
Segala tahap dalam kehidupan memang harus belajar. namun, bukankah lebih enak jika ketika melahirkan kita sudah tahu bagaimana merawat bayi? bukankah lebih bijak ketika anak masih merangkak kita sudah tahu bagaimana caranya bicara hati kehati tentang masa balighnya?
jadi kita tidak akan ketinggalan langkah. contohnya saya...seperti tergagap gagap melihat bayi digendongan..kaget kaget ketika harus memasak MPASI..hehehe penuh kejutan karena kurang persiapan. karena tak bervisi dan tak merencana dengan matang. 
teledornyaaa. 
namun saya memutuskan untuk tidak menyerah ah..saya akan mematangkan visi pribadi sebagai ibu, dan akan saya jalani dengan serius. bismillah.


Senin, 27 Juni 2011

anakku seharusnya sudah bisa apa sih?


Entri Populer